Friday, March 20, 2009

mid semester (plus curhat)

Oke sebelum gue memulai postingan gue, gue mau menanyakan sesuatu hal kepada anda (ya kamu, yang baca blog gue).

Apakah anda suka mid test/uts ?
Suka kah?

Gue tau jawabannya, pasti : TIDAK.

Hmm.. bukan gue bermaksud sombong, dan jangan pikir juga kalau gue pintar (mm.. mungkin dibeberapa bidang mungkin gue pintar)
Saya adalah salah satu (Cuma satu deng) orang yang suka dengan MID TEST. Entah apa y ague tuh suka deh ya sama yang namanya mid test. Karena apa? Mari saya jelaskan.

Pertama :
Mid test itu adalah sebuah ajang pembuktian, sampai mana sih keseriusan kita dalam belajar? Dan itu dibuktikan dengan nilai midnya. Oke, gue agak sedikit heran ya, masa walaupun gue udah belajar, nilai mid gue jauh banget sama nilai mid temen gue (baca : Ingritha Adwinchia). Nilai gue ancur banget padahal usaha gue udah maksimal dan hasilnya ehem banget rrgh gue kesel banget, ah gue rasanya pengen mati (lebay), apasih yang salah dengan otak gue? (loh kok malah curhat? Maklum lah gue lagi kesel sama hidup gue).

Kedua :
Selain mengukur keseriusan kita, mid juga mengukur KEJUJURAN dan KERJA KERAS kita. Tau kan maksud gue? Hmm.. oke mari saya jelaskan.
Bukan saya mau bermaksud sombong, tapi menurut saya dalam belajar juga kita harus menunjukkan kejujuran kita, kesalkah anda jika anda belajar dengan maksimal sampai waktu tidur dan waktu bermain anda terpotong namun hasilnya JAUH dibawah teman (mm.. mungkin juga musuh) anda. Apa perasaan gondok anda tertuju padanya? Iyakan?
Tapi menurut gue, dan dimata gue, sejelek apapun nilai yang gue peroleh walaupun diejek, cemooh, dan dihina oleh masyarakat, tapi dibalik itu semua tersimpan kerja keras yang maksimal, itu yang akan menjadi nilai 100 nantinya, karena apa? Orang yang Cuma memikirkan cara instant untuk mendapatkan sesuatu, itu sifatnya gak permanen. Itu akan pudar nantinya. Yakin lah, tidak semudah memputarbalikan tangan untuk meraih kesuksesan itu.
Lagipula, manusia itu diciptakan dengan berbagai kemampuannya masing-masing kok. Begini, saya memang dari kecil tidak begitu menguasai akan mata pelajaran matematika fisika dan sahabatnya, itu bukan berarti saya bodoh kan? Apa kepintaran seseorang Cuma dipautkan dengan sebuah objek mata pelajaran? Lalu bagaimana dengan orang yang jago mengaji namun dia sangat bodoh bahasa inggis, dan dimata orang bahasa inggris itu dipautkan dengan kepintaran seseorang, apa dia bodoh? Tidak kan?
Hmm.. maaf ya saya sambil curhat, habis saya kesal sekali.
Pikiran masyarakat dewasa ini sangat pendek, mereka belum bisa mengartikan sesungguhnya apa itu kepintaran. Ingatkah kita bahwa Allah menciptakan manusia dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing, apa kita harus mengejek orang yang bodoh matematika?
Sadar dong ya, saya yakin, setiap orang itu punya kelebihannya walaupun dia bodoh kok (curhat lagi -.-)

Ketiga :
Mid itu pulangnya cepat (gausah diperjelas mengapa saya suka alasan ketiga)

Keempat:
Mid itu juga mengukur semangat kita dalam belajar, apa semangat itu semakin pudar atau tidak.

Jadi kesimpulannya, dimata saya mid semester itu memiliki kebahagiaan tersendiri. Dan dengan nilai mid saya yang bisa dibilang agak rusak. Mungkin saya kecewa dengan semua hasil mid saya, tapi saya yakin kok, semua akan berubah dan orang yang sudah bahagia dengan cara instannya itu akan kecewa dengan nilai yang akan mereka dapat.
Karena menurut saya tidak ada kerja keras ya tidak ada kesuksesan, iya gak?
Thanks ya udah mau baca J

No comments:

Post a Comment